Hana Fauzia

man jadda wa jadda ;)

Sabtu, 05 Januari 2013

--- Badai Pasti Berlalu ---

 --- Badai Pasti Berlalu ---


 BismillahirRahmanirRahim...  Pada suatu hari, seperti biasa kami bekendaraan menuju ke suatu tempat. Dan aku yg mengemudi. Setelah beberapa puluh kilometer, tiba² awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.  “Bagaimana Ayah? Kita berhenti?”, aku bertanya.  “Teruslah mengemudi!”, kata Ayah.  Aku tetap menjalankan mobilku. Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujanpun turun. Beberapa pohon bertumbangan, bahkan ada yg diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan. Kulihat kendaraan² besar juga mulai menepi & berhenti.  “Ayah…?”  “Teruslah mengemudi!” kata Ayah sambil terus melihat ke depan.  Aku tetap mengemudi dengan bersusah payah. Hujan lebat menghalangi pandanganku sampai hanya berjarak beberapa meter saja. Anginpun mengguncang²kan mobil kecilku. Aku mulai takut. Tapi aku tetap mengemudi walaupun sangat perlahan.  Setelah melewati beberapa kilometer ke depan, kurasakan hujan mulai mereda & angin mulai berkurang. Setelah beberapa kilometer lagi, sampailah kami pada daerah yg kering & kami melihat matahari bersinar muncul dari balik awan.  “Silakan kalau mau berhenti & keluarlah”, kata Ayah tiba².  “Kenapa sekarang?”, tanyaku heran.  “Agar engkau bisa melihat dirimu seandainya engkau berhenti di tengah badai”.  Aku berhenti & keluar. Kulihat jauh di belakang sana badai masih berlangsung. Aku membayangkan mereka yg terjebak di sana & berdoa, semoga mereka selamat. Dan aku mengerti bahwa jangan pernah berhenti di tengah badai karena akan terjebak dalam ketidakpastian & ketakutan kapan badai akan berakhir serta apa yg akan terjadi selanjutnya.  Jika kita sedang menghadapi “badai” kehidupan, teruslah berjalan, jangan berhenti, jangan putus asa karena kita akan tenggelam dalam keadaan yang terus kacau, menakutkan & penuh ketidak-pastian.  Lakukan saja apa yang dapat kita lakukan, & yakinkan diri bahwa badai pasti berlalu. Jadikanlah kebiasaan yang positif untuk tidak menyerah hari ini  (Tulisan ini di dapat dari teman yang amat sangat bermanfaat bagi diri saya sendiri dan semoga bermanfaat pula buat saudara-saudari terkasih yang baik)  Silahkan saudara-saudariku terkasih yang mau share atau co-pas, dengan senang hati. Semoga bermanfaat. Semoga pula Allah Ta'ala berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamin, Aamiin, Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamin …  Salam Santun Ukhuwah Karena-NYA

sumber : http://www.facebook.com/photo.php?fbid=486840968014679&set=pb.167129003319212.-2207520000.1357452591&type=3&theater

Kisah Tukang Bakso

Kisah Tukang Bakso


Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik-rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.

Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor.., terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso dorong lewat. Sambil ...
menyeka keringat, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak-anak, siapa yang mau bakso?

“Mauuuuuuuuu..”, secara serempak dan kompak anak-anak asuhku menjawab.

Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya.
Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.

“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang-uang itu pisahkan? Barangkali ada tujuan?”

“Iya pak, memang sengaja saya memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak saya, mana yang menjadi hak orang lain / amal ibadah, dan mana yang menjadi hak cita-cita penyempurnaan iman seorang muslim”.

“Maksudnya?”, saya melanjutkan bertanya.
“Iya Pak, kan agama dan islam menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Sengaja saya membagi 3 tempat, dengan pembagian sebagai berikut :

1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari untuk keluarga.

2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq /sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso saya selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.

3. Uang yang masuk ke kencleng, karena saya ingin menyempurnakan agama yang saya pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar, Maka kami sepakat dengan istri bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini kami harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji.. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi saya dan istri akan melaksanakan ibadah haji.

Hatiku sangat… sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.

Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : “Iya tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu…? termasuk memiliki kemampuan dalam biaya…?

Ia menjawab, “Itulah sebabnya Pak, justru kami malu kepada Tuhan kalau bicara soal Rezeki karena kami sudah diberi Rizky. Semua orang pasti mampu kok kalau memang niat..?

Menurut saya definisi “mampu” adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri ebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita kok.

“Masya Allah… sebuah jawaban dari seorang tukang bakso”.
Saudaraku.., Cerita perjalanan spiritual ini sangat sederhana
dan jadi inspirasi. Semoga memberi hikmah terbaik bagi kehidupan kita. Aamiin.

sumber : http://www.facebook.com/pages/Cahaya-Bulan/167129003319212?fref=ts

Jumat, 23 November 2012

LOVE :)

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Dengan niat ibadah semata mata mencari Ridha-Nya, ijinkan aku mengungkapkan ketulusan hatiku, kelak disaat aku sudah menjadi hakmu,..

Ketika sebagai isterimu aku telah melalaikan kewajibanku dalam bertakwa kepada Allah Azza Wa Jalla, maka INGATKANLAH

Ketika sebagai isterimu aku telah melalaikan kewajibanku dalam rumah tangga, maka TEGURLAH

Ketika sebagai isterimu aku telah berani membantah perintahmu, maka LUNAKANLAH

Ketika sebagai isterimu aku telah banyak menuntut harta dunia, maka INGATKANLAH TENTANG AKHIRAT

Ketika sebagai isterimu aku telah banyak kufur atas pemberianmu, maka ajarkanlah BERSYUKUR

Ketika sebagai isterimu aku telah banyak keluar rumah tanpa
izinmu, maka jadikanlah rumah sebagai surga kita

Ketika sebagai isterimu aku telah mulai tidak setia, maka sayangilah dengan hatimu

Ketika sebagai isterimu aku telah banyak khilaf, maka tuntunlah ke jalan yang benar

Aku tak mau hubungan halal kita akan menjerumuskanku ke jurang murka-Nya

Aku hanya ingin patuh dan taat kepada Allah Azza Wa Jalla dan suami

Aku hanya ingin mengabdi sepenuh ketulusan hati hanya kepadamu, bukan kepada yang lain

Aku ingin engkau selalu menasehatiku, membimbingku, menuntuntku ke jalan yang diRidhaimu
Yang akan membawaku menuju Ridha-Nya tuk menggapai Jannah-Nya...
Aamii Ya Rabbal Aalamiin

~~


sumber : http://www.facebook.com/media/set/?set=a.432662450099198.102153.167129003319212&type=3

Rabu, 21 November 2012

SEDERHANA DALAM CINTA DAN BENCI

SEDERHANA DALAM CINTA DAN BENCI

 “CINTAILAH kekasihmu dengan sederhana saja, boleh jadi kelak dia akan menjadi musuhmu, dan bencilah musuhmu dengan sederhana saja, boleh jadi suatu saat dia akan menjadi kekasihmu.”
 [ Shahih at Turmudzi]

 Ya, sederhanalah dalam CINTA dan benci. Sesungguhnya hati manusia itu sentiasa berbolak balik dan berubah. Betapa seringnya kita membenci seseorang namun setelah masa berlalu kita begitu hormat dan sayang padanya. Ada juga yang kita sayang namun akhirnya kita benci sebencinya.

 Tidak ada perasaan yang kekal selamanya. Tidak ada yang wajib kita cintai melainkan CINTA kita pada ???? dan Rasul-NYA dan CINTA-CINTA yang akan menguatkan CINTA kita kepada ???? dan Rasul-NYA. Selain kedua-dua CINTA itu dan perkarayang menguatkan kedua-duanya kita tidak dituntut untuk berlebihan dalam perasaan CINTA, rindu atau dendam dan benci.
 Mencintai Allah dan Rasul Nya adalah sumber ketenangan dan kebahagiaan …

 Ada juga yang cinta dunia lalu jiwa menjadi sempit dan selalu tak puas dengan berbagai ni’mat yang ada. Demikian juga cinta akan pangkat dan jabatan yang membuat diri menjadi lupa, sombong, saling sikut , dan membenci satu sama lain …

 Demikianlah hakikat Cinta bila diletakkan berlebihan kepada selain Nya ..

 Ya, tidaklah salah jika hati kita CINTA pada sesuatu tetapi janganlah berlebihan , supaya kita masih memiliki diri kita sendiri hingga kita masih mampu menilai dan membedakan yang baik dan buruk atau kebenaran dan kepalsuan. Cintalah pada harta agar CINTA kita membuahkan kecukupan dan keberkatan. Cintalah pada dunia agar ia benar-benar menjadi ladang Akhirat dan cintalah pada pasangan kita agar terbinanya rumahtangga diatas dasar iman dan taqwa.

 Sungguh Allah tidak pernah lupa bahwa kita ini manusia dengan segala keinginan jiwa lalu Allah tunjukkan kita jalan untuk kita meraih ketenangan dan kebahagiaan. Sungguh, Allah mengetahui segala kecenderungan dan kelemahan kita sebagai manusia lalu ditunjukkannya jalan selamat dari dosa yang akan mematikan hati. Sungguh, Allah mengetahui bahwa kita hamba yang lemah lalu dibentangkan-NYA jalan taubat untuk kita kembali kepada-NYA.

 Al Hasan al Bashri rahimahullah berkata,

 Cintailah sekadarnya (jangan berlebihan) dan bencilah sekadarnya (jangan berlebihan), sungguh suatu kaum yang telah berlebihan dalam cinta , meyebabkan mereka menjadi hancur karenanya , dan suatu kaum yang lain telah berlebihan dalam membenci juga menyebabkan mereka menjadi binasa.”

 Wallahu a’lam bishawab,

 Sumber Page FB : Kupilih Dermaga-Mu Untuk Pelabuhan Cintaku (https://www,facebook,com/KDPC.ketikaIslammendekapjiwaku?fref=ts)

 Semoga bermanfaat ..

 ........ ♥♥ .......

Selasa, 25 September 2012

terapi panas dingin kdpk

MAKALAH
KETERAMPILAN DASAR PRAKTIK KLINIK
TEKNIK PEMBERIAN OBAT MELALUI
TERAPI PANAS DINGIN

Pembimbing: Ibu Winarni, S.Si.T
Disusun oleh:
KELOMPOK : 9
Hana Fauzia        (A2012040)
Hanggarin Manis Desanti        (A2012041)
Hanik Rahmawati Rosidah        (A2012042)
Helmina Javana Lianingrum        (A2012043)
Hismiana Nur Hasanah        (A2012044)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
 ‘AISYIYAH SURAKARTA
        2012

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan dalam profesi kebidanan

Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.

Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.



                                Surakarta,15 September 2012


                                    Penulis






DAFTAR ISI
JUDUL ……………………………………………………………………….  i
KATA PENGANTAR ……………………………………………………….. ii
DAFTAR ISI ………………………………………………………………… iii
BAB I  PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG …………………………………………… 1
TUJUAN………………………………………………………….. 1
 RUMUSAN MASALAH………………………………………… 1
BAB II  PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN TERAPI………………………………………….  2
2.2     MACAM-MACAM TERAPI
    A. PENGERTIAN TERAPI PANAS……………………………..  2
B. PENGERTIAN TERAPI DINGIN…………………………….  6
BAB III PENUTUP
KESIMPULAN ………………………………………………….  10
 SARAN………………………………………………………….  10
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………..  11





BAB I
PENDAHULUAN

 LATAR BELAKANG
Terapi panas dingin dengan menggunakan  unsur  panas dan dingin digunakan dalam perawatan orang- orang sakit. Meskipun penatalaksanaan kompres panas dan dingin hampir tidak dipakai lagi, perawat orang sakit tetap akan menggunakan secara teratur didalam praktek.
Dengan perkembangan jaman, orang mulai mengetahui dan melihat cara kerja sumber- sumber panas dan dingin. Dalam abad kemajuan ilmu teknik, cara penanganannya menjadi lebih modern tetapi esensi atau cara penanganannya yang lama tetap sama. Sering orang condong untuk tidak menganggap pentingnya perawatan sehari- hari ini. Suatu pemahaman yang betul tentang terapi panas dan dingin dan suatu observasi yang baik terhadap pasien/ penghuni adalah sangat penting. ( Stevens, P.J.M dkk.2000:342).

1.2. TUJUAN
   
Mampu mengetahui apa  pengertian terapi panas dingin
Mengetahui apa saja  sumber- sumber terapi panas dingin
3.      Mengetahui bagaimana cara pemberian terapi panas dingin.
4.      Mampu memberikan pengobatan pada pasien dengan cara terapi panas dingin.
 RUMUSAN MASALAH
Dalam menyusun makalah konsep dasar praktik klinik .Teknik Pemberian Obat Melalui Terapi Panas Dingin ini, penulis menentukan rumusan masalah sebagai berikut :
 Apa definisi Terapi Panas Dingin ?
  Bagaimana cara pemberian terapi panas dingin?






BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Terapi
Terapi adalah suatu proses berjangka panjang berkenaan dengan rekonstruksi pribadi.Dalam kamus Bahasa Indonesia, definisi terapi adalah “usaha untuk memulihkan kesehatan orang yang sedang sakit”. Tidak disebut ‘usaha medis’ dan juga tidak disebut menyembuhkan penyakit. Maka kita bisa paham bahwa terapi adalah lebih luas daripada sekadar pengobatan atau perawatan. Apa yang dapat memberi kesenangan, baik fisik maupun mental, pada seseorang yang sedang sakit dapat dianggap terapi.
Macam-macam Terapi
 Terapi Panas
Terapi panas merupakan terapi dengan menggunakan panas. Pemberian panas  adalah memberikan rasa hangat pada bagian tubuh yang memerlukan Sedangkan kompres adalah salah satu metode fisik yang digunakan untuk menurunkan suhu tubuh bila anak demam yang sudah dikenal sejak zaman dulu. Kompres panas membantu meredakan sakit yang berhubungan dengan radang sendi dan otot kaku dengan mengurangi ketegangan dan melancarkan aliran darah.
Tujuan
Terapi Panas pada tubuh bertujuan untuk meningkatkan perbaikan dan pemulihan jaringan. Bentuk kompres termal biasanya bergantung pada tujuannya. Kompres panas akan menghangatkan menghangatkan area tubuh tersebut. Kompres panas menghasilkan perubahan fisiologis suhu jaringan, ukuran pembuluh darah, tekanan darah kapiler, area permukaan kapiler untuk pertukaran cairan dan elektrolit, dan metabolisme jaringan. 
Contoh Perantara Terapi Panas
  Kendi


Antara lain terdapat kendi yang terbuat dari batu atau logam. Pada penggunaannya kendi ini diisi dengan air mendidih, namun pada kebanyakan hal tersebut sudah tidak dipergunakan lagi.  Yang sekarang digunakan adalah kendi yang dilebur padat, yang dapat diisi dengan air atau paraffin. Kendi ini dipanaskan sampai mencapai suhu 90C atau dipertahankan pada suhu tersebut dalam sebuah pemanas kendi.

b.      Kantung Air Panas
 Kantung air panas merupakan kantung karet dapat ditutup dengan sekrup diperlengkap dengan penutup karet / sebuah lempeng karet. Kantung diisi dengan air yang panasnya 80C. Air yang mendidih akan merusak kantung yang terbuat dari bahan karet. Kantung air panas diisi air panas sampai 1/3 penuh.
Peralatan yang diperlukan
1.   Kantung air panas                       
2.   Air panas
3.   Kantung atau sarung flannel (misalnya sarung kecil)
4.   Handuk
Cara Kerja
a.   Periksalah keadaan kantung air panas
b.   Isi kantung air panas dengan sejumlah air panas yang dibutuhkan
c.   Hilangkan udara yang terdapat dalam kantung air panas dengan meletakkan kantung air panas secara mendatar, leher mulut kantung sedikit ditinggikan, turunkan perlahan hingga udara dalam kantung terdorong oleh air keluar.
d.   Tutup kantung dengan skrup penyumbatnya.
e.    Keringkan bagian luar dan dalam leher mulut kantung.
f.    Periksa kantung air panas bocor ataukah tidak.
g.   Pasang kantung/ sarung flannel untuk membungkus kantung air panas.
h.   Letakkan kantung itu pada kaki penderita / tempat lain yang diinginkan dan tidak boleh pada bagian tubuh yang telanjang.
i.     Pada penggunaan yang berlangsung lama, jangan sampai lupa memeriksa kulit penderita pada tempat diletakkannya kantung.

Bantal Listrik





Bantal listrik jarang sekali dipergunakan. Misalkan saja seorang penderita membutuhkannya, maka hendaknya kita selalu mengingat hal- hal berikut ini:
1.  Sebelum kita memakainya, lebih dahulu harus ada periksaan apakah kawat, steker dan sakelarnya baik keadaannya.
2.  Panaskan bantal kecil pada kedudukan yang paling tinggi, kemudian biarkan terlebih dahulu menguap (di luar tempat tidur penderita).
3.  Selanjutnya pasanglah sakelar pada kedudukan arus listrik yang paling rendah, usahakan agar sakelar tidak sampai berada di bawah selimut penderita dan jaga pula agar tidak dapat bersentuhan dengan air.
4.  Harus diamati agar penderita tidak sampai mengubah kedudukan sakelar yang sudah ditetapkan tadi.

Selimut Listrik

Cara penggunaan selimut listrik sama seperti penggunaan bantal listrik tadi, yaitu:
1.  Sebelum kita memakainya, lebih dahulu harus ada periksa apakah kawat, steker dan sakelarnya baik keadaannya.
2.  Panaskan bantal kecil pada kedudukan yang paling tinggi, kemudian biarkan terlebih dahulu menguap (di luar tempat tidur penderita).
3.  Selanjutnya pasanglah sakelar pada kedudukan arus listrik yang paling rendah, usahakan agar sakelar tidak sampai berada di bawah selimut penderita dan jaga pula agar tidak dapat bersentuhan dengan air.
4.  Harus diamati agar penderita tidak sampai mengubah kedudukan sakelar yang sudah ditetapkan tadi. 
e.    Lampu Infra Merah



Lampu infra merah merupakan  sebuah sumber panas dengan sinar tertentu yang dipancarkan. Sinar infra merah dipancarkan pada tubuh panderita untuk memperoleh rasa hangat pada tubuhnya. (Bouwhuizen,W.1986:191-193)

c.       Keuntungan dan Kerugian
1.     Keuntungan
1.      Memenuhi kebutuhan rasa nyaman pada klien
2.      Mudah dan Praktis
3.      Memberikan rasa hangat
4.      Mengurangi dan membebaskan rasa nyeri
2.  Kerugian
1.   Pada 24 jam pertama setelah cedera traumatik. Panas akan    meningkatkan perdarahan dan pembengkakan
2.   Peradarahan aktif. Panas akan menyebabkan vasodilatasi dan meningkatkan Perdarahan
3.    Edema noninflamasi. Panas meningkatkan permeabilitas kapiler dan edema.
4.   Tumor ganas terlokalisasi. Karena panas mempercepat metabolisme sel, pertumbuhan sel, dan meningkatkan sirkulasi, panas dapat, mempercepat metastase (tumor sekunder)
5.    Gangguan kulit yang menyebabkan kemerahan atau lepuh. Panas dapan membakar atau menyebabkan kerusakan kulit lebih jauh.

2.2.2.  Terapi Dingin
a.      Pengertian
Terapi dingin dikenal sebagai cryotherapy yang bekerja pada prinsip pertukaran panas. Hal ini terjadi ketika menempatkan objek pendingin dalam kontak langsung dengan objek suhu yang lebih hangat, seperti es terhadap kulit. Objek dingin akan menyerap panas dari objek yang lebih hangat. Setelah cedera, pembuluh darah akan memberikan oksigen dan nutrisi kepada sel-sel yang rusak. Sel-sel di sekitar cedera meningkatkan metabolisme dalam upaya mengkonsumsi lebih banyak oksigen. Ketika seluruh oksigen digunakan, sel-sel akan mati serta pembuluh darah yang rusak tidak bisa membuang sampah. Sel darah dan cairan meresap ke dalam ruang di sekitar otot yang mengakibatkan pembengkakan dan memar. Saat es ditempelkan akan menyebabkan suhu jaringan yang rusak menurun melalui pertukaran panas dan menyempitkan pembuluh darah lokal. Hal ini memperlambat metabolisme dan konsumsi oksigen, sehingga mengurangi laju kerusakan. Proses tersebut menghentikan transfer impuls ke otak yang mendaftar sebagai nyeri. Kebanyakan terapis dan dokter menyarankan untuk tidak menggunakan terapi panas setelah cedera, karena hal ini akan memiliki efek sebaliknya dari terapi dingin. Panas meningkatkan aliran darah dan melemaskan otot-otot. Hal itu baik untuk meredakan ketegangan otot, tetapi hanya akan meningkatkan rasa sakit dan pembengkakan cedera dengan mempercepat metabolisme. Terapi dingin harus selalu digunakan sesegera mungkin setelah cedera terjadi. Terapi dingin dilakukan sekitar 15 hingga 20 menit selama 48 jam.
b.      Tujuan
a.       Mengurangi peradangan dengan cara mengerutkan atau mengecilkan pembuluh darah
b.      Mengurangi rasa sakit
c.       Mengurangi kejang otot
d.      Mengurangi kerusakan jaringan
e.       Mengurangi pembengkakakan
f.       Mengurangi pembentukan udema (Pembekuan darah di bawah kulit)

Contoh Perantara Terapi Panas

Kantung Es dan Kerah Es

      Kantung es adalah sebuah kantung karet yang tipis, yang ditutup dengan mempergunakan sebuah sumbat sekrup dan sebuah cincin karet atau sebuah lempeng karet. Hal yang sama berlaku juga bagi kerah es, hanya bentuknya saja yang berbeda dan ia dipergunakan khusus untuk leher.
      Sebuah kantung es harus didinginkan kembali pada waktunya, yaitu sebelum es yang terakhir mencair. Berapa cepatnya es itu akan mencair, bergantung pada suhu penderita dan suhu sekitarnya. Sensasi ini dalam rangka adalah:
1).Dingin kulit,2) Merasa Burning ,3) Sakit , 4) Kekebasan
Peralatan yang diperlukan:
a.    Kantung es atau kerah es
b.    Potongan es yang kecil- kecil
c.    Peniti atau penusuk es
d.    Sarung kecil yang terbuat dari bahan flannel
e.     Handuk
Cara Kerja
1.  Sebelum dipergunakan, periksa dahulu keadaan kantung dan kerah es.
2.  Potongan es kecil- kecil dari lemari es, dimasukkan ke dalam baskom. Jika diperlukan potongan es yang lebih kecil lagi, kecilkan dengan menggunakan peniti atau penusuk.  Untuk mengerjakannya membutuhkan alas bersih. Jika terdapat ujung yang runcing, Tumpulkan dengan membilasnya di bawah pancuran, kemudian isi kantung es.
3.  Air yang berasal dari es mencair dan udara yang terdapat di dalam kantung es harus di keluarkan.
4.  Tutup kantung atau kerah es.
5.  Setelah bagian luarnya dikeringkan, periksa kantung es jika terjadi kebocoran. Kemudian masukkan kantung tersebut ke dalam sarung kecil yang terbuat dari bahan flanel. Kantung tidak boleh di letakkan diatas kulit telanjang pasien.
 b.    Pijat Es

Es merupakan material dari teknik terapi dingin. Es adalah sebuah air bersih yang dimasukkan ke dalam wadah lalu dibekukan di dalam lemari es samapi benar-benar beku. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam teknik ini yaitu sedikit demi sedikit membuka es lalu pijatkan ke area yang sakit dengan menggunakan gerakan melingkar konstan. Jangan meletakkan es di satu daerah selama lebih dari 3 menit karena hal ini dapat menyebabkan radang dingin. Terapi dingin harus dihentikan setelah kulit terasa mati rasa.
Butir- Butir Es


Peralatan yang diperlukan
a.   Balok es berukuran kecil
b.   Peniti atau penusuk es
c.   Gelas dan sepotong kasa
d.   Piring kecil
e.   Sendok kecil
Cara Kerja
      Dengan tangan bersih, letakkan balok es berukuran kecil di atas alas yang bersih lalu tusuk- tusuk sehingga butir es menjadi lebih kecil. Butir es dimasukkan ke dalam gelas yang diatasnya telah direntangkan sepotong kasa. Gelas dan sendok kecil diletakkan di piring kecil kemudian dibawa ke tempat penderita, dan sampaikan bahwa ia harus menelan butir- butir es secara utuh.
d.    Unsur – Unsur Pendingin
Unsur pendingin atau “cold packs” diperoleh dalam keadaan siap pakai, digunakan sebagai pengganti kantung es. Unsur- unsur tersebut harus didinginkan di lemari es dengan suhu (- 18C). Suhu diatas 60C harus dihindarkan. Letakkan cold packs pada tempat yang diinginkan, bungkus dengan kain flanel dan tidak boleh diletakkan diatas kulit telanjang. Setelah selesai dipakai, bersihkan unsur- unsur pendingin dengan air dan sabun. Dan perlu diingat bahwa unsur pendingin harus dihindarkan dari kerusakan oleh benda tajam.
e.    Keuntungan dan Kerugian
Keuntungan
·         Alat dan bahan mudah ditemukan dan digunakan di rumah
·         Murah
·         Persiapan yang sedikit
·        Baik untuk luka ringan yang hanya memerlukan terapi dingin untuk satu samapi dua hari.

Kerugian
·         Es sebagai bahan dari terapi dingin mudah jatuh serta sulit untuk menjaga es di tempat
·         Es cepat mencair dan dapat membuat berantakan terutama jika melakukan terapi dingin di tempat tidur.
·         Es diterapkan pada permukaan sendi secara terbatas.
·         Hanya dapat diterapkan untuk jangka waktu yang singkat (10-20 menit).
·         Sulit digunakan untuk cedera yang lebih besar atau setelah operasi karena berbagai alasan.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Pemberian panas  adalah memberikan rasa hangat pada bagian tubuh yang memerlukan.Terapi pemanasan mengakibatkan pembuluh darah pada tempat itu akan melebar sehingga akan mendapat aliran darah yang lebih besar.
Sedangkan terapi dingin yaitu menggunakan kompres dingin dengan kirbat es yang berisi potongan- potongan es atau pemberian suhu dingin kepada pasien. Hal ini mengakibatkan pembuluh darah akan menyempit sehingga darah yang mengalir pada daerah yang didinginkan akan menurun.
 Saat pemberian terapi panas dingin kepada penderita, kita dapat mengamati dan melaporkan hal- hal berikut:
 Reaksi Penderita
 Keadaan kulit pada tempat kita meletakkan terapi panas dingin
 Apakah keluhan rasa nyeri makin bertambah
Apakah pemberian suhu dingin atau panas dirasakan oleh penderita sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan.
Apakah kulit pada tempat kita meletakkan kelihatan sangat merah (pada pemanasan) atau berwarna putih/ merah tua (pada pendinginan). (Bouwhuizen,W.1986:194-196)
 Saran
Pemberian terapi panas dingin tidak boleh dilakukan pada bagian tubuh telanjang. Hal ini untuk mencegah terjadinya iritasi kulit. Hendaknya para petugas kesehatan selalu berhati- hati dan selalu mengamati keadaan pasien, apakah  terjadi perubahan kulit yang sangat merah (pada terapi pemanasan) atau berwarna putih/ merah tua (pada terapi pendinginan).








DAFTAR PUSTAKA

www.terapiperilaku.blogspot.com
www.google.com
Rochimah,Ns.Dalimi,E.Maryani,S.dkk.2011.Keterampilan Dasar Praktik Klinik.Jakarta:Trans Info Media
Eko, Nurul W. 2010. Ketrampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan. Jogjakarta:Pustaka Rihana